- VCC - logic/control voltage supply
- VM – motor power supply (separate, usually higher voltage)
- STBY – standby pin; must be pulled high (or tied to VCC) to enable the driver, low puts it to sleep
- UART – serial pin used to configure the driver (current limits, microstepping, etc.) from a microcontroller
- GND – ground, harus disatukan (common ground) antara sisi logic dan sisi motor power
- EN (Enable) – aktif LOW biasanya; kalau di-HIGH-kan driver akan mati/disable
- MS1/MS2 (kalau ada, mode legacy) – untuk set microstepping secara hardware (biasanya tidak dipakai kalau sudah pakai UART)
- STEP – pulsa untuk menggerakkan motor satu langkah tiap kali naik (rising edge)
- DIR – menentukan arah putaran motor
- 1A/1B/2A/2B atau OUT1/OUT2 – output ke kumparan motor stepper (2 pasang untuk motor 4 kabel)
- PWMA , PWMB -
Hal penting soal wiring & konfigurasi:
- VM jangan disamakan dengan VCC – VM itu tegangan tinggi untuk motor (misal 8-35V tergantung chip), sementara VCC logic biasanya 3.3V atau 5V. Salah sambung bisa merusak chip.
- STBY wajib di-pull HIGH kalau tidak dipakai untuk fitur sleep — kalau dibiarkan floating atau LOW, motor tidak akan jalan.
- UART butuh resistor biasanya (misal 1K) kalau dipakai mode single-wire UART (TX dan RX digabung di satu pin PDN_UART), supaya tidak short saat mikrokontroler dan driver kirim data bersamaan.
- Alamat UART (MS1/MS2 sebagai address select) – kalau pakai lebih dari satu driver di bus UART yang sama, pin MS1/MS2 dipakai untuk set alamat berbeda per driver.
- Current limit – di beberapa driver diatur lewat trimpot (Vref), tapi di driver UART biasanya diatur lewat register software supaya lebih presisi dan tidak perlu obeng.
